Jurgen Klopp Sebut Tak Khawatir Dengan Cidera Virgil Van Dijk

Jurgen Klopp Sebut Tak Khawatir Dengan Cidera Virgil Van Dijk

Jurgen Klopp Sebut Tak Khawatir Dengan Cidera Virgil Van Dijk – Pelatih pemuncak klasemen sementara Liga Inggris Liverpool, Jurgen Klopp mengatakan bahwa dirinya tidak khawatir dengan cidera yang telah di alami oleh bek utama mereka yakni Virgil Van Dijk. Meski berhasil meraih kemenangan dari mantan klubnya dengan skor 3-0, Van Dijk harus membayarnya dengan mahal karena ia harus keluar dari lapangan dalam keadaan tertatih-tatih. Ia digantikan oleh Gomez usai terkena hantaman di bagian tulang rusuknya di babak pertama ketika Liverpool sudah berhasil mencetak 3 gol.

Jurgen Klopp Sebut Tak Khawatir Dengan Cidera Virgil Van Dijk

Van Dijk bermain dengan baik ketika berhadapan dengan mantan klubnya tersebut dan bahkan setelah dirinya digantikan, skor 3-0 tersebut tidak berubah hingga wasit meniup peluit panjang. Cidera yang di alami oleh Van Dijk sempat membuat pihak fans Liverpool merasa khawatir lantaran dirinya merupakan tulang punggung pertahanan utama bagi The Reds. Namun, Klopp berhasil meredam kekhawatiran tersebut dengan mengatakan bahwa dirinya tidak begitu khawatir dengan cidera yang di dapatkan oleh bek andalan tersebut lantaran cidera rusuk itu sudah ada sebelum pertandingan berlangsung.

Liverpool saat ini sedang berada di puncak klasemen sementara dengan meraih 6 kemenangan dari 6 laga yang sudah di jalani di Liga Premier Inggris. “Dia (Van Dijk) sudah mendapatkan memar pada rusuknya sebelum pertandingan melawan PSG yang membuatnya merasa sangat tidak nyaman, dan pada laga ini dia kembali mendapat hantaman lagi disana,” tukas Klopp dikutip dari media skysports.com (23/9). Klopp menambahkan bahwa ini tidak hal ini tidak baik, namun ia berharap bahwa hal ini akan baik-baik saja.

Jurgen Klopp Sebut Tak Khawatir Dengan Cidera Virgil Van Dijk

“Ini tidak baik, tetapi kita juga tidak boleh terlalu serius. Seharusnya semuanya baik-baik saja, semoga. Saya tidak mendengar ada sesuatu yang berbeda,” lanjut klopp. Gol pertama Liverpool terlahir dari gol bunuh diri yang dilakukan oleh Wesley Hoedt di menit ke-10, sedangkan gol kedua dilesatkan oleh Joel Matip pada menit ke-21. Untuk gol terakhirnya di sumbang oleh Mohamed Salah pada masa Injury Time babak pertama dengan memanfaatkan bola liar hasil tendangan bebas yang dilakukan oleh El Shaqiri.

Pada laga selanjutnya The Reds akan menjamu Chelsea pada pertandingan Piala Liga putaran ketiga di hari Kamis, 27 September 2018 dan kemudian pada hari Sabtu, 29 September 2018 Liverpool akan menyambangi markas Chelsea untuk bertanding dalam laga Liga Premier Inggris untuk memperebutkan 3 angka. Agen Bola M88.

Artikel Lainnya: Kante Kini Sedang Beradaptasi Dengan Permainan Yang Lebih Menyerang

Kante Kini Sedang Beradaptasi Dengan Permainan Yang Lebih Menyerang

Kante Kini Sedang Beradaptasi Dengan Permainan Yang Lebih Menyerang

Kante Kini Sedang Beradaptasi Dengan Permainan Yang Lebih Menyerang – Pelatih baru The Blues (Chelsea), Maurizio Sarri menerapkan filosofi permainan yang lebih menyerang bagi gelandang bertahan terbaik dunia timnya yaitu N’Golo Kante. Dalam dua musim 2015-2016 dan 2016-2017, sosok Kante sukses disorot menjadi salah satu pemain yang paling berpengaruh yang pernah ada dalam sejarah sepakbola Inggris dengan berhasil mengantarkan Leicester City dan juga Chelsea meraih gelar juara Premier League pada musim 2016 dan 2017. Selain itu, ia juga berperan penting dalam pertahanan Perancis yang berhasil meraih gelar juara Piala Dunia 2018 yang baru selesai di gelar tidak lama ini.

Sarri mengubah posisi Kante yang biasanya bermain sebagai gelandang bertahan menjadi gelandang yang lebih banyak membantu menyerang bagi Chelsea. Hasilnya, The Blues untuk sementara ini sukses memenangkan dua laga perdananya di Premier League yaitu menaklukkan tim tamu Huddersfield dengan skor 3-0 serta menang dengan skor 3-2 ketika menjamu Arsenal. Jorginho yang mengikuti Sarri dari Napoli untuk menuju ke Chelsea, kini menjadi jangkar di lini tengah Chelsea yang menggunakan formasi 3 gelandang.

Kante Kini Sedang Beradaptasi Dengan Permainan Yang Lebih Menyerang

Dengan terjadinya hal ini, banyak pihak publik yang bertanya tentang apa yang akan terjadi terhadap N’golo Kante, mengingat dirinya adalah pemain gelandang yang selalu fokus untuk membantu menjaga pertahanan sebelumnya dengan tekelnya yang selalu tepat pada waktunya serta cerdas dalam menempatkan posisinya. Ketika ditanyai, Kante malah berdalih jika dirinya sekarang bermain sebagai posisi gelandang menyerang dan berada di depan Jorginho. Ia sukses mencatatkan namanya di papan skor ketika CHelsea menghadapi Huddersfiled sekaligus menambahkan golnya yang ketiga bagi The Blues dalam 2 tahun terakhir.

Selain itu, ia juga lebih sering terlihat berada di kotak pinalti lawan untuk membantu serangan timnya, begitu juga ketika timnya berhadapan dengan Arsenal di laga terakhir dan berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Chelsea. “Saya bermain sedikit lebih ke depan,” ujar Kante dikutip dari media sportskeeda.com pada tanggal 20 agustus 2018. “Saya mencoba untuk mencari striker agar bisa tampil lebih ofensif dan menimbulkan masalah bagi kubu lawan. Saya harus bisa beradaptasi dalam peran ini,” tutupnya.

Kante Kini Sedang Beradaptasi Dengan Permainan Yang Lebih Menyerang

Chelsea untuk sementara ini sedang berada di peringkat 3 klasemen dengan raihan enam poin bersama dengan Manchester City, Liverpool, Watford, Tottenham Hotspur dan juga Bournemouth. Dan pada laga berikutnya The Blues akan berkunjung ke St James Park untuk mengahadapi lawannya Newcastle United pada tanggal 26 Agustus 2018.

Artikel Lainnya: Diego Simeone Adalah Alasan Gelson Martins Ke Atletico Madrid

Lloris Anggap Pogba Sebagai Pemimpin Sejati Perancis Di Piala Dunia

Lloris Anggap Pogba Sebagai Pemimpin Sejati Perancis Di Piala Dunia

Lloris Anggap Pogba Sebagai Pemimpin Sejati Perancis Di Piala Dunia: Penjaga gawang Tottenham Hotspur, Hugo Lloris menggambarkan sosok mengenai rekan setimnya yaitu Paul Pogba sebagai seorang pemimpin sejati bagi tim Perancis pada ajang kompetisi Piala Dunia 2018 setelah dirinya mengumpulkan banyak pengalaman selama bertahun-tahun di Manchester United dan juga mantan klubnya Juventus. Sebagai pemain dengan label termahal pada tahun 2016, Pogba harus bisa memperlihatkan kualitasnya dengan memberikan prestasi terbaiknya di atas lapangan.

Ia di beli oleh Manchester United dengan harga 89 juta Poundsterling dari Juventus dengan harapan bisa membantu United meraih gelar juara. Namun sayangnya, hingga saat ini penampilannya di level klub masih bisa dikatakan jauh dari kata memuaskan. Ia juga sempat tidak dimasukkan ke dalam daftar starting line-up Manchester United beberapa kali dan membuat adanya rumor yang beredar telah terjadi keretakan hubungan antara dirinya dan juga Jose Mourinho. (Lloris Anggap Pogba Sebagai Pemimpin Sejati Perancis Di Piala Dunia)

Namun, Lloris menilai Pogba telah melakukan perubahan drastis melalui sisi pendekatannya di atas lapangan. Salah satu penampilan terbaiknya adalah ketika Perancis sukses menaklukkan Argentina dengan skor akhir yang dramatis yaitu 4-3 di babak 16 besar Piala Dunia 2018. Dia berhasil menciptakan lini tengah yang seimbang sehingga membuat dua striker Perancis yakni Antoine Griezmann dan Kylian Mbappe bisa bergerak dengan dinamis dan berhasil mencetak 4 gol bagi timnya.

Lloris juga percaya bahwa Pogba saat ini sudah benar-benar diakui oleh dunia. Saya kira dia sudah semakin dewasa dan semakin berkembang. Dia mengumpulkan banyak pengalaman dari Manchester United serta Juventus. Dan sekarang dia masuk ke dalam starting line-up yang menambah jumlah capsnya. Dia juga mulai tumbuh di ruang ganti dan itu merupakan hal yang baik karena dia itu seorang pemimpin sejati. Pogba adalah pemain yang sangat ambisius, dan kita semua mengetahui bahwa dia sangat berbakat dan juga memiliki banyak hal yang bisa ditawarkan kepada tim dan rekan timnya,” ujar Lloris. (Lloris Anggap Pogba Sebagai Pemimpin Sejati Perancis Di Piala Dunia)

“Saya rasa kompetisi besar ini juga sangat bagus untuk mengungkapkan bakat para pemain dan saya yakin itu akan menjadi tugas bagi dirinya (Paul),” lanjut Lloris. Pada malam ini (6 Juni 2018), timnas Perancis akan berhadapan dengan Uruguay dalam laga perempat final di Stadium Nizhny Novgorod. Paul Pogba dan kawan-kawan pada laga kali ini mempunyai tugas berat untuk membongkar pertahanan Uruguay yang sangat kokoh, karena sejauh ini Uruguay masih menjadi tim yang memiliki pertahanan terkuat dalam Piala Dunia yang sedang berlangsung ini.

Artikel Lainnya: Pochettino Jadi Target Madrid Walau Baru Memperpanjang Kontrak

Pochettino Jadi Target Madrid Walau Baru Memperpanjang Kontrak

Pochettino Jadi Target Madrid Walau Baru Memperpanjang Kontrak

Pochettino Jadi Target Madrid Walau Baru Memperpanjang Kontrak: Media Inggris dan Spanyol saat ini sedang banyak membahas seputar kepergian Zinedine Zidane yang baru-baru ini memutuskan untuk berhenti menjadi pelatih di Santiago Bernabeu lagi. Dalam hal ini media Inggris juga ikut terlibat lantaran saat ini presiden klub mereka yakni Florentino Perez sudah memutuskan untuk mengincar pelatih Tottenham Hotspur yaitu Mauricio Pochettino sebagai target utama mereka untuk menggantikan Zidane yang sudah memutuskan untuk hengkang dari Real Madrid beberapa hari setelah mereka berhasil meraih trofi liga champions 3 kali berturut-turut.

Yang menjadi kendala mereka adalah, Pochettino baru saja menandatangani perpanjangan kontraknya yang berdurasi 5 tahun bersama tim berjuluk Lilywhites tersebut pada minggu lalu. Meski demikian, media Independent dan juga Guardian menyebutkan bahwa hal tersebut tidak akan menghentikan Madrid dan saat ini tim tersebut masih berupaya untuk mencari cara agar bisa membajak pelatih tersebut dari Tottenham. Sedangkan dari media spanyol Marca dan Sport meyakini bahwa Florentino Perez memang sudah mempersiapkan Pochettino sebagai pengganti Zidane dan mereka mempercayai bahwa pintu negosiasi akan segera dibuka. (Pochettino Jadi Target Madrid Walau Baru Memperpanjang Kontrak)

Dari media ESPNFC mengatakan bahwa tidak ada hal spesifik yang disebutkan pada klausul buyout kontrak baru Pochettino, hal itu berarti Pochettino masih bisa bergerak ke klub lain apabila terdapat kesepakatan verbal klub yang menginginkannya bersedia untuk memfasilitasi kepergiannya dari Tottenham. Di sisi lain Madrid juga mendapatkan angin segar dari chairman Lilywhites, Deny Levy yang mengatakan bahwa dirinya bersedia untuk melakukan negosiasi untuk membatalkan kontrak Pochettino apabila Madrid menginginkan sang pelatih tersebut.

Pada bulan Januari 2018 lalu, Pochettino memang pernah mengatakan bahwa dirinya tidak menutup kemungkinan untuk melatih Real Madrid di masa mendatang. Namun, ia menyatakan bahwa dirinya sudah pasti tidak akan melatih klub Barcelona lantaran dirinya sudah pernah menangani rival sekotanya yaitu Espanyol. “Komitmen saya terhadap klub sangat kuat. Saya bekerja seperti saya akan bertahan selamanya disini. Tetapi, pada akhirnya akan seperti pemain. Anda tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi,” ucapnya Pochettino kepada media ESPNFC, 31 Mei 2018. (Pochettino Jadi Target Madrid Walau Baru Memperpanjang Kontrak)

Setelah Pochettino pensiun menjadi pemain sepakbola, ia tetap bertahan di klub tersebut sebagai manajer sebelum akhirnya ia pindah ke Southampton untuk melatih klub tersebut pada tahun 2013. Bersama Southampton, ia berhasil membawa tim berjulukan Saints tersebut finish di posisi 8 pada musim pertamanya melatih. Pada tahun 2014 Pochettino mulai melatih Tottenham Hotspur dan sejak saat itu klub tersebut terus meningkat di tangan Pochettino dan di musim ini Spurs berhasil finish di posisi 4 klasemen.

Artikel Lainnya: Cara Memperoleh Akun Judi Bola Sbobet Untuk Bertaruh

Kemenangan Besar Madrid Membuat Zidane Merasa Bahagia

Kemenangan Besar Madrid Membuat Zidane Merasa Bahagia

Kemenangan Besar Madrid Membuat Zidane Merasa Bahagia: Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane mengaku jika senang melihat anak asuhnya yang berhasil melibas Deportivo Alaves dengan skor 4-0 di Santiago Bernabeu pada laga Jornada ke 25 La Liga. Pada laga tersebut, Ronaldo menyumbangkan dua gol sementara gol lainnya di cetak oleh Karim Benzema dan Gareth Bale yang masing masing mencetak satu gol. Zidane merasa puas dengan penampilan dari telah di tunjukkan oleh anak asuhnya tersebut. Walaupun pada saat pertandingan tersebut banyak pemain inti yang tidak di turunkan karena mengalami cedera dan akumulasi kartu.

“Saya sangat senang dengan hasil yang kami dapat ini dan saya sangat senang dengan melihat permainan kami hari ini,” ucap Zidane di laman resmi klub. “Kami memang kesulitan di babak pertama untuk bertahan namun kami berhasil mengontrol dan membalikkan keadaan di babak kedua. Tim lawan terus mencari kesalahan kami dan mencoba terus yang membuat kami harus bekerja keras untuk menjaga mereka agar gawang kami tidak kebobolan. Kami akhirnya berhasil mencetak 4 gol dan juga clean sheet dan kami harus pertahankan ini. (Kemenangan Besar Madrid Membuat Zidane Merasa Bahagia)

Kami akan terus mencoba untuk mempertahankan clean sheet dan mencetak banyak gol,” tegas Zidane. Zidane juga melontarkan sebuah tantangan untuk anak asuhnya untuk bisa mempertahankan kemenangan besar di waktu yang akan datang. Belakangan ini Madrid memang sudah kembali tampil bagus dengan mencatatkan 5 kemenangan beruntun di semua ajang kompetisi. Selain itu Madrid juga selalu berhasil menang dengan margin minimal dua gol. Zidane sangat berharap jika tren positif tersebut terus bertahan dan terus berlanjut hingga akhir musim nanti.

“Hari ini kami berhasil mencetak 4 gol dan kami akan terus menjaga performa tersebut. Kami sudah kembali menemukan konsisten pada performa kami dan konsentrasi kami juga sudah mulai meningkat. Selain itu kepecayaan diri kami juga sudah semakin meningkat,” tegas Pelatih asal Prancis tesebut. Zidane juga memberikan pujian kepada trio BBC yaitu Gareth Bale, Karim Benzema Cristiano Ronaldo. Zidane menyebutkan jika ketiga pemain tersebut merupakan pemain yang bisa di andalkan. Sejak musim 2017/18 ketiga pemain ini memang banyak mendapatkan kritikan terutama penampilan mereka di La Liga. (Kemenangan Besar Madrid Membuat Zidane Merasa Bahagia)

Dalam tiga tahun terakhir memang ketiga pemain ini merupakan mesin gol dari El Real, namun di musim ini mereka memang tampil kurang baik terutama di La Liga dan membuat Madrid tersingkir dari puncak klasemen La Liga. Zidane merasa sangat senang dengan performa yang di tunjukkan trio BBC ini pada tadi malam. “Trio BBC memang pemain pemain yang bisa di andalkan. Kami selalu berharap jika para pemain kami berada di kondisi terbaik terutama BBC, namun Lucas Vazquez juga pemain yang bagus di masa depan,” tulis Zidane di laman resmi klub.

“Mereka memang benar benar memperlihatkan penampilan yang sangat fantastis dan saya sangat senang dengan kontribusi ke empat pemain tersebut, karena mereka terlihat sangat fokus pada pertandingan tersebut,” tambah Zidane.

Artikel Lainnya: Pintu Keluar Bagi Antonio Conte Sudah Terbuka Makin Lebar

Pintu Keluar Bagi Antonio Conte Sudah Terbuka Makin Lebar

Pintu Keluar Bagi Antonio Conte Sudah Terbuka Makin Lebar

Pintu Keluar Bagi Antonio Conte Sudah Terbuka Makin Lebar: Dalam beberapa musim belakangan pelatih pelatih Chelsea seperti tidak dihargai oleh klub, karena tidak ada trofi yang mampir ke Stamford Bridge dalam musim tersebut dan turnnya performa tim. Jika pembaca artikel ini merupakan Fans setia dari “The Blues” Julukan untuk Chelsea, pasti semua mengenal ssosok dari seorang Roberto Di Matteo. Pria yang lahir di Switzerland pada 29 May 1970, bisa dikatakan pelatih yang dibuang secara “tidak terhormat” oleh Roman Abramovich.

Awalnya pria yang membela timnas Italia (semasa karier sepak bola profesionalnya) tersebut mengantikan posisi dari André Villas-Boas yang di pecat oleh manajemen Chelsea, karena performa Chelsea yang tidak mampu bersaing memperebutkan juara EPL pada musim 2011-2012. Sejak pemecatan dari pria yang lahir di Porto Portugal 17 Oktober 1977, Di Matteo pun di angkat menjadi pelatih sementara untuk mencari mencari pelatih yang berkelas pada saat itu. Chelsea yang tidak dapat mendapat satu pelatih berkelas akhirnya mengangkat dirinya untuk melatih Chelsea hingga akhir musim. (Pintu Keluar Bagi Antonio Conte Sudah Terbuka Makin Lebar)

Pengangkatan dirinya terjadi pada tanggal 4 Maret 2012, semenjak itu pria yang berumur 47 tahun resmi menjadi pelatih tim kota London tersebut, dan selama dirinya meduduki kursi panas tersebut dia berhasil menang di bebrapa laga penting. dengan formasi 4-2-3-1, mantan pemain Lazio (1993-1996) berhasil konsisten dengan kemenangan. Terutama di Liga Champions yang saat itu Andrea Villas Boas Berhasil membawa Chelsea ke perempatan final. Setelah di tinggal Boas, Matteo pun melanjutkan misi dari Roman Abramovich, yang sangat ingin mendapatkan gelar “Sikuping lebar”tersebut.

Di perempatan final mereka bertemu dengan Benfica, dengan formasi andalannya Chelsea berhasil menang dengan total Agg 3-1. Yang artinya mereka melaju ke semi final pada saat itu. di semifinal tim inggris ini bertemu dengan wakil dari Spanyol Barcelona. Leg pertama yang dimainkan oleh Chelsea di kandang pada tanggal 18 april 2012, mereka dapat memberikan perlawanan dan berakhir dengan skor 1-0. Enam hari berselang tepatnya pada 24 April 2012, mereka harus melakukan laga tandang ke Camp Nou dalam laga kali ini dengan taktik dan permainan yang bagus mereka dapat mengimbangi permainan dari sang tuan rumah hingga akhir pertandingan mereka berhasil membuat laga menjadi 2-2. (Pintu Keluar Bagi Antonio Conte Sudah Terbuka Makin Lebar)

Di laga ini Chelsea layak masuk karena menang 1 gol dan memastikan diti masuk ke final UCL pada tahun tersebut. Difinal lawan anak-anak London bukan lawan sembarangan, karena mereka harus bertemu dengan Bayern Munchen. Pada laga tersebut anak Asuh Di Matteo menang di babak pinalty dengan skor 4-5 dan layak mengangkat “si kuping lebar” untuk pertama kalinya dan di tahun itu juga Di Matteo berhasil memberikan gelar FA Cup setelah berhasil menggalahkan Liverppol dengan skor 2-1 di Wembley.

Setelah mendapat gelar tersebut akhirnya manajemen memperpanjang kontrak pelatih tersebut, namun naas karier kepelatihannya harus di putus oleh Chelsea akibat performa kurang konsisten pada musim 2012/2013. Pemecatan dirinya terjadi pada tanggal 20 November 2012, setelah kalah dari Juventus dalam lanjutan babak grup Liga Champions 2012/2013. Melihat kesuksesan Di Matteo yang memberikan trofi Liga Champions pertama untuk Chlesea bisa di pecat, apalagi dengan dengan Antonio Conte yang baru memberikan 1 gelar liga EPL ditahun 2016/2017. (Pintu Keluar Bagi Antonio Conte Sudah Terbuka Makin Lebar)

Kemungkinan pintu keluar dari Stamford Bridge kembali terbuka lebar setelah melihat performa timnya musim ini yang selalu kalah dan tidak konsisten di setiap laganya. yang paling baru tim kota London biru tersebut harus kalah dari, Watford yang berada di posisi ke 11 klasemen sementara dengan skor yang cukup mencolok (4-1). Laga tersebut dimainkan pada 06 Februari 2018. Mungkin taruhan dari Conte ada di Laga melawan Barceloan dalam lanjutan Liga Champions yang memasuki babak 16 besar. Jika Chelsea kembali menuai hasil kekalahan bukan tidak mungkin nama Conte akan masuk dalam sejarah Chelsea yang menginggalkan kursi kepelatihan sebelum masa bakti berakhir.

Artikel Lainnya: Ronaldo Diminta Untuk Memilih Tim Oleh Pihak Madrid

Sanchez Dikabarkan Akan Ke Manchester City Minggu Ini

Sanchez Dikabarkan Akan Ke Manchester City Minggu Ini

Sanchez Dikabarkan Akan Ke Manchester City Minggu Ini: Rumor kepindahan penyerang asal Chile yang dimiliki oleh Arsenal kian terdegar di awal bursa transfer musim dingin ini. Rumor bahwa pemain tersebut tidak ingin berseragam “Tim Gudang Peluru” sudah beredar dari awal musim kompetisi sebelum di mulai. Antara Arsenal dan Sanchez sendiri tidak menemui kata deal untuk kontrak baru. Dengan masalah gaji yang diminta oleh Sanchez yang tidak dapat dipenuhi oleh tim. Namun ada berita yang menyebutkan pemain depan asal Chile tersebut baru akan memperpanjang kontraknya di akhir musim, dengan syarat bahwa tim asal kota London ini harus masuk ke posisi 4 besar yang artinya harus masuk ke Liga Champion musim 2018/2019.

Pada awal musim 2017/2018 PSG secara terang-terangan menyatakan keseriuannya untuk mendatangkan pemain berusia 29 tahun ini ke Parc Des Princes. Mantan penyerang Barcelona tersebut dalam kontrak barunya Arsenal akan memberikan gaji kepada dirinya sebesar 200 ribu pound atau setara dengan 3,3 Miliar rupiah Perpekan. Namun pemain tersebut menolak dan meminta bayaran sebesar 300 ribu pound (4,9 M) per pekan. Hal tersebut yang tidak dapat dipenuhi oleh Arsenal. Kebuntuan ini yang membuat kedua belah pihak tidak mencapai kata sepakat (Deal). Kontraknya akan habis pada akhir musim ini. (Sanchez Dikabarkan Akan Ke Manchester City Minggu Ini)

Jika Arsenal tidak mau melepaskan Sanchez, maka mereka harus merelakannya dibeli oleh Barcelona Dengan Harga 38 Juta Pound atau klub harus menjualnya pada bursa transfer akhir musim ini. Selain Psg yang menyatakan ketertarikan untuk mendatangkan mantan penyerang Barcelona tersebut, tim Inggris lainnya yang menyatakan ketertarikan untuk mendatangkan pria yang lahir pada 19 Desember 1988 ini adalah Manchester City. Ketertarikan Manchester City terhadap Sanchez sudah dinyatakan sejak awal musim.

Pelatih Manchester City yang juga mantan pelatih Sanchez di Barcelona, telah mempersiapkan dirinya untuk mengantikan penyerang asal Brazilnya Gabriel Jesus yang akan menepi hingga satu bulan ke depan. Cedera Jesus ini didapatkan pada jadwal pada akhir bulan Desember ketika City bertandang ke kadang Crystal Palace. Cedera yang di alami oleh pemain berusia 20 tahun adalah medial Collateral Ligamen yang harus menepi dari lapangan hijau selama 1 bulan. Jadwal yang padat yang di dapatkan oleh Manchester City membuat mereka tidak dapat mengandalkan satu penyerang mereka yaitu Aguero. (Sanchez Dikabarkan Akan Ke Manchester City Minggu Ini)

Maka, pada bursa transfer musim dingin membuat Pep memburu penyerang yang di yakini dapat membantu memback Up Jesus yang sedang cedera. Nama yang di incar adalah Sanchez. Selain tajam di lini depan Pep meyakini kerja sama yang pernah mereka jalani akan membuat dirinya lebih gampang untuk melakukan taktik permainan yang ia inginkan. Tidak bertepuk sebelah tangan mungkin kata yang cocok di gambarkan untuk Manchester City. Karena dari pemberitaan salah satu berita sepak bola menyatakan kedua tim akan mencapai kata deal di awal pekan.

Arsenal harus melepas mesin golnya dalam bursa transfer bulan ini, karena jika terus di pertahankan maka tim ini yang akan mengalami kerugian dari hasil pembelian Sanchez. Keinginan keras pemain ini untuk pindah tidak bisa di tahan lagi karena terus menurunnya performa tim dari awal dia menginjakan kaki di Emirates Stadium. Harga dari Sanchez sendiri jika dilihat dari salah satu website jual beli pemain adalah sebesar 63 juta pound. (Sanchez Dikabarkan Akan Ke Manchester City Minggu Ini)

Artikel Lainnya: Pemain Yang Wajib Juventus Beli Di Bursa Transfer Januari 2018

Antonio Conte Merasa Puas Dengan Performa Timnya

Antonio Conte Merasa Puas Dengan Performa Timnya

Antonio Conte Merasa Puas Dengan Performa Timnya: Pelatih Chelsea, Antonio Conte mengakui jika dirinya sangat puas dengan performa dari anak asuhannya dengan berhasil menang dari Manchester United di Stamford Bridge dengan skor 1-0. Sebelumnya The Blues sempat meraih hasil yang buruk ketika bertanding di Liga Champions ketika harus dipermalukan Roma dengan skor 0-3. Pada pertandingan melawan Man Utd mereka akhirnya bisa bangkit dan berhasil meraih kemenangan. Satu satu nya gol yang tercipta yaitu melalui sundulan kepala oleh Morata di menit ke-55 yang mampu membuat Chelsea kembali ke jalur kemenangan.

Chelsea juga sekaligus memperkecil ketertinggalan poin yang hanya menjadi 1 poin dengan setan merah. “Kami bermain dengan antusiasme yang tinggi dan kami juga memiliki energi yang besar untuk menang.” Ucap Conte pada Sportsmole. “Ini merupakan kemenangan yang sangat hebat bagi saya, pemain, klub dan bagi para fans kami yang sudah memberikan energi, gairah dan antusias untuk kami. Saya melihat bukan hanya dalam sisi taktik tapi kami bermain dengan gairah untuk menang dari para pemain dan itu bisa membuat kami menjadi positif.” (Antonio Conte Merasa Puas Dengan Performa Timnya)

“Mereka bermain dengan saling membantu dan bekerja dengan keras untuk bisa menang,” tambah Conte. “Bisa menang atas Manchester United itu sangat penting karena bisa membuat kami tetap percaya diri dan kami bisa berharap tetap tampil dengan permainan hebat ini. Kami sangat yakin jika kami inginkan sesuatu kami bisa mendapatkannya,” tutur Conte. Setelah pertandingan tersebut Conte juga memuji penampilan Alvara Morata dan mengatakan jika dirinya bisa lebih berkembang dari sekarang. (Antonio Conte Merasa Puas Dengan Performa Timnya)

Conte menilai jika Morata kedepannya akan bisa lebih memanfaatkan peluang terutama dalam kotak penalti lawan. “Tentu nya dia harus bisa bekerja lebih keras untuk menjadi pemain yang lebih hebat dari sekarang ini. Performa nya saat ini memang sedikit menurun di banding sebelum dia mendapatkan cedera yang tampil begitu luar biasa. Namun sekarang ini dia sudah bisa perlahan memperbaiki untuk kembali bermain bagus dan sudah terlihat peningkatan. Pada pertandingan melawan Man Utd, dia bisa melawan tiga bek MU yang memiliki fisik yang kuat,” tutur Conte. (Antonio Conte Merasa Puas Dengan Performa Timnya)

“Dia sudah membuktikan jika dia tidak kalah dan juga membuktikan jika dirinya punya fisik yang kuat juga. Jika memang saya menilai dari sisi negatif memang saya bisa menyalahkannya karena dia bisa mencetak gol lebih banyak lagi. Namun saya percaya dengan dirinya dan bisa maju selangkah demi selangkah untuk masa depannya yang lebih bagus.” Tambah Conte. Selain itu Conte juga memuji penampilan dari Manchester United dan menyebutkan jika mereka merupakan salah satu tim kuat untuk kandidat juara. (Antonio Conte Merasa Puas Dengan Performa Timnya)

“Kami sangat senang bisa menang atas Man Utd karena mereka merupakan tim kuat dan menjadi salah satu kandidat kuat untuk meraih juara di Premier League bersaing dengan Manchester City,” ucap Conte di metro. Gelandang Chelsea, Cesc Fabregas juga merasa bangga jika timnya berhasil mengalahkan setan merah. Pemain asal Spanyol ini menyatakan jika The Blues juga merupakan klub besar. “Skuat kami penuh dengan pemain yang hebat dan fantastis dan kami harus bisa memanfaatkan itu dengan baik. Kami bisa lebih menguasai bola dan menciptakan lebih banyak peluang dari Man Utd. Saya bangga berada disini karena kami adalah tim besar dan tetap akan seperti itu,” ucap Fabregas kepada Daily Mail.

Baca Juga: Pembelian Pemain Chelsea Yang Dianggap Tidak Masuk Akal

Pembelian Pemain Chelsea Yang Dianggap Tidak Masuk Akal

Pembelian Pemain Chelsea Yang Dianggap Tidak Masuk Akal

Pembelian Pemain Chelsea Yang Dianggap Tidak Masuk Akal: Dalam beberapa tahun belakangan ini, salah satu tim Inggris asal kota London melakukan pembelian pemain yang tidak masuk akal atau bisa dikatakan sebagai pembelian panik. Dalam beberapa tahun ini, mereka selalu salah dalam awal melakukan negosiasi untuk pemain incarannya, dan sering kali terlambat dalam urusan memberikan proposal kepada tim dari pemain yang di incarnya. Sangking terlambatnya, tim yang dimiliki oleh orang Rusia ini harus mendapatkan pemain yang seadanya. (Pembelian Pemain Chelsea Yang Dianggap Tidak Masuk Akal)

Dalam bursa transfer kali ini, pelatih Chelsea saat ini Antonio Conte juga “geram” dengan tingkah manajemen Chelsea yang terlalu lambat dalam bursa transfer yang mengakibatkan dirinya harus kehilangan sosok pemain yang diincarnya dalam bursa untuk memperkuat tim besutannya. Contohnya saja, pada bursa transfer musim panas ini, sosok yang diinginkan pelatih asal Italia untuk memperkuat lini tengah mereka adalah Ross Barkley yang bermain di Everton. Mantan pelatih asal Juventus ini sangat membutuhkan jasa dari pemain yang sudah cukup berpengalaman di lini tengah tersebut. Namun, akibat kerja yang lamban dari Direktur klub, The Blues hanya mampu mendapatkan Daniel Drinkwater dari Leicester City yang belum begitu banyak pengalamannya di lini tengah. (Pembelian Pemain Chelsea Yang Dianggap Tidak Masuk Akal)

Berikut ini adalah beberapa pemaing Chelsea yang dianggap sebagai pembelian panik:

– Michael Hector
Pemain kelahiran Inggris yang memilih untuk membela timnas Jamaika ini menurut kami adalah pembelian paling panik yang dilakukan oleh tim asal London Biru ini, dibeli dengan harga 5.4 juta Euro dari Reading, namun pemain ini tidak diturunkan sama sekali oleh Chelsea. Setelah di beli paa tanggal 1 September 2015 pemain ini langsung di pinjamkan ke mantan klubnya Reading pada tanggal 2 september 2015. Singkat cerita pemain ini tidak pernah dimainkan di Chelsea namun selalu dipinjam saat sudah dibeli dari Reading. Tim yang pernah meminjamkan pemain ini adalah E. Frankfurt dan Hull City. (Pembelian Pemain Chelsea Yang Dianggap Tidak Masuk Akal)

– Papy Djilobodji
Pamain asal Senegal yang berposisi sebagai center back ini juga menurut kami sebagai pembelian panik. Pada tahun 2015, Chelsea bukan ingin datangkan pemain Senegal ini melainkan ingin mendatangkan back asal Everton yang kali ini sudah menjadi pemain Manchester City yaitu John Stones. Pada saat itu Chelsea yang dilatih oleh Jose Mourinho, tidak dapat tanda tangan dari pemain ini melainkan mendapatkan tanda tangan dari pemain asal Senegal itu. Di beli dari FC Nantes pada tahun 1 september 2015 dengan harga 3.5juta Euro ini tidak mendapatkan jatah bermain melainkan di pinjamkan ke Liga German besama dengan Werder Bremen dengan harga pinjaman 400 ribu Euro. Dan resmi di jual oleh Chelsea pada 5 agustus 2016 ke Sunderland dengan harga 9.5 juta Euro. Namun setelah di Sunderland pemain ini juga di pinjamkan ke liga Prancis bersama Dijon pada tanggal 31 Agustus 2017 dan masa pinjaman nya akan berakhir pada tanggal 23 Juni 2018. (Pembelian Pemain Chelsea Yang Dianggap Tidak Masuk Akal)

– Radamel Falcao
Pemain panic lainnya adalah penyerang asal Kolombia yang lahir pada tahun 1986. Pemain ini didapatkan oleh Chelsea dari Manchester United. Kedatangan dari penyerang asal Kolombia ini membuat Chelsea dicap sebagai pemain yang tidak mampu mendantangkan pemain berkelas untuk merebut gelar juara, dalam pemindahannya ke Chelsea pemain ini mengalami cedera ACL yang harus menepih dari pinggir lapangan terlebih dahulu. Bersama dengan tim London Biru ini dia hanya mampu bermain sebanyak 10 kali dalam satu musim dan setelah itu memilih untuk kembali ke klub lamanya Manaco. (Pembelian Pemain Chelsea Yang Dianggap Tidak Masuk Akal)

Baca Juga: Simeone Puji Penampilan Lionel Messi Yang Luar Biasa

Klopp Di Mata Chamberlain Adalah Pelatih Yang Spesial

Klopp Di Mata Chamberlain Adalah Pelatih Yang Spesial

Klopp Di Mata Chamberlain Adalah Pelatih Yang Spesial: Alex Oxlade-Chamberlain mengakui jika dirinya sangat mengagumi Jurgen Klopp dan menilai jika Klopp merupakan sosok pelatih yang sangat istimewa. Pada bursa tranfer musim panas ini, gelandang Inggris ini sudah resmi meninggalkan Arsenal untuk bergabung dengan Liverpool dan akan menjadi anak asuhan Jurgen Klopp. Chamberlain mengakui jika dirinya sudah lama tertarik untuk menjadi anak asuhnya bahkan sejak Kloop masih menangani Borussia Dortmund. Pada saat itu Kloop berhasil membawa Dortmund untuk masuk ke final Liga Champions namun akhirnya meski kalah dari Bayern Munchen di final.

“Anda pasti bisa melihat bagaimana dia itu bekerja, bahkan ketika dirinya masih berada di Borussia Dortmund. Dia merupakan sosok pelatih yang sangat ekspresif yang membuat anda merasa mengenal dirinya meski belum pernah berjumpa dengannya terutama pada saat dirinya melakukan konferensi pers.” Ucap Chamberlain di laman resmi klub. (Klopp Di Mata Chamberlain Adalah Pelatih Yang Spesial)

Chamberlain memilih untuk bergabung dengan Liverpool juga karena adanya kedekatan antara pemain dan pelatihnya yang bisa membuat para pemain bermain dengan nyaman. Chamberlain didatangkan ke Anfield dengan nilai tranfer sebesar 35 juta pounds. Gelandang asal Inggris ini akan melakukan debut pertamanya di Premier League pada akhir pekan ini ketika Liverpool akan berkunjung ke markas Manchester City. Chamberlain mengaku jika dirinya sudah tidak sabar ingin melakukan debut nya dan sudah tidak sabar lagi ingin bekerja bersama Klopp. (Klopp Di Mata Chamberlain Adalah Pelatih Yang Spesial)

“Ketika anda duduk sebagai penonton saja pun dan dalam posisi netral pada musim lalu, maka anda bisa melihat jika dirinya memiliki sesuatu karakter yang sangat menarik dan juga bisa memberikan inspirasi bagi klub saat dalam keadaan tertekan. Hal yang membuat saaya lebih tertarik yaitu hubungan yang dimilikinya dengan para pemainnya yang bisa membuat orang makin bergairah. Sesuatu hal yang masif dan menjadi nilai plus jika ingin berkembang dengan melakukan hubungan yang begitu dekat dengan para pemain yang berada di lapangan. Dan tentu saja itu merupakan salah satu alasan bagi saya kenapa saya memilih untuk bergabung dengan klub yang bermarkas di Anfield tersebut.” Ucap Chamberlain di laman resmi klub. (Klopp Di Mata Chamberlain Adalah Pelatih Yang Spesial)

Chamberlain juga menilai jika sosok Klopp merupakan seorang pelatih yang sudah memiliki banyak pengalaman dan wajib untuk di hormati. “Dia sudah memiliki banyak hal yang sudah dilalui dan dirinya sudah memiliki banyak pengetahuan dalam permainan ini, anda harus bisa menghormati itu. Dirinya bisa memberikan inspirasi bagi para pemain dan bisa mendorong anda untuk menjadi lebih baik itulah hal yang menurut saya dirinya merupakan pelatih yang luar biasa.” tutur Chamberlain. (Klopp Di Mata Chamberlain Adalah Pelatih Yang Spesial)

Dengan dibawah kepemimpinan Klopp, Chamberlain sangat meyakini jika dirinya akan memiliki karir yang lebih baik di Anfield. “Saya meyakini kemampuan yang dimilikinya dan saya sangat yakin jika dirinya bisa mendorong saya dan semoga bisa membantu saya untuk mengeluarkan semua kemampuan yang terbaik untuk menjadi pemain yang lebih baik di level berikutnya.” Tambah Chamberlain. (Klopp Di Mata Chamberlain Adalah Pelatih Yang Spesial)

Sedangkan komentar negatif muncul dari Legenda Liverpool, Jamie Carragher yang menilai jike bergabung dengan Liverpool merupakan kesalahan yang sudah di lakukan oleh Chamberlain. Carragher mengklaim jika Chamberlain akan kesulitan untuk masuk dalam skuad utama milik Jurgen Klopp. Chamberlain merupakan pemain yang keempat yang sudah dibeli oleh Klopp pada bursa tranfer musim panas ini. Sebelumnya Liverpool sudah mendatangkan Dominic Solanke, Mohamed Salah dan Andrew Robertson. (Klopp Di Mata Chamberlain Adalah Pelatih Yang Spesial)

Baca Juga: Perjalanan Timnas Indonesia Mencapai SEA Games 2017